Welcome To SMK Negeri 1 Bintan | SKANSA

Login Member

Register | Forgot password?
AGENDA KEGIATAN
18 January 2018
M
S
S
R
K
J
S
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
LINK
Merakit PCRadio Skansa Bintan FMUjian Online Padamu NegeriPas SMKDapodikInfo tentang Olimpiadebuku sekolah elektronikedukasi
STATISTIK
  Visitors : 183070 visitors
  Hits : 31144 hits
  Today : 7 users
  Online : 3 users
Administrator: pandawa55
Waka Kurikulum: nuraisyah
Waka Humas: hendrianto
SKANSA VOTE
Bagaimana Pendapatmu Tentang Ujian Nasional Online !!
Sangat Setuju
Setuju
Ya...Boleh lah
Belum Saatnya
  Lihat
Fitur apa yang paling anda sukai dalam Web ini?
Profil Sekolah
Info Sekolah
Konten Berita
Konten Artikel
Materi pelajaran
Video
  Lihat

Olahraga Jalan Bisa Meningkatkan Kecerdasan

Tanggal : 04/09/2010, dibaca 605 kali.
Tak hanya meningkatkan kesehatan dan daya tahan tubuh, studi menunjukkan olahraga ringan seperti jalan santai juga dapat meningkatkan kecerdasan.

Ilmuwan menunjukkan bahwa olahraga jalan dengan kecepatan sedang 40 menit selama tiga kali seminggu dapat meningkatkan kecerdasan.
Hal ini karena jalan sedang dapat meningkatkan hubungan antara sirkuit otak, memerangi penurunan fungsi otak yang terkait dengan penuaan dan bahkan meningkatkan kinerja dalam tugas-tugas penalaran.
Untuk menyelidiki hal tersebut, peneliti mengumpulkan partisipan usia 18 sampai 35 tahun dan 59 sampai 80 tahun yang menjalani gaya hidup sehat sebelum studi, setidaknya melakukan aktivitas fisik 30 menit atau lebih selama enam bulan sebelumnya.

"Hampir tak ada satu orang pun yang otaknya hanya aktif pada satu daerah. Jaringan otak memang berkurang seiring dengan usia, tapi efek olahraga jalan bisa memperlambat proses tersebut," ujar Professor Art Kramer, pemimpin penelitian, seperti dilansir dari Dailymail, Selasa (31/8/2010).
Tim peneliti menemukan bahwa orang tua yang lebih fit cenderung memiliki konektivitas yang lebih baik di daerah otak tertentu, terutama yang bertanggungjawab pada tugas perencanaan, prioritas, strategi dan multitasking.
Lalu peneliti mengukur konektivitas otak dan kinerja pada tugas-tugas kognitif di awal penelitian selama enam bulan dan satu tahun setelah kegiatan berjalan dilakukan.
Hasilnya, pada akhir tahun, konektivitas jaringan otak meningkat secara signifikan di otak pejalan kaki. Pejalan kaki mengalami peningkatan signifikan koneksi dalam otak yang membantu dalam pelaksanaan tugas-tugas kompleks dan kognitif.
"Semakin tinggi konektivitas maka semakin baik kinerja pada beberapa tugas kognitif, terutama yang kita sebut tugas kontrol eksekutif, yaitu hal-hal seperti perencanaan, penjadwalan, berurusan dengan ambiguitas, kerja memori dan multitasking," ujar Profesor Kramer.
Hasil penelitian ini telah dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Frontiers in Ageing Neuroscience.

Sumber:http://health.detik.com

Pengirim : Admin
Kembali ke Atas

ARTIKEL LAINYA:
Silahkan Isi Komentar dari tulisan artikel diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :

Pengirim : Jual Kacamata -  [intanberlian271@yahoo.co.id]  Tanggal : 25/01/2014
Setiap hari saya mencoba mencari berita dari berbagai situs tentang apa saja. Ya, karena disini bisa mendapat hal-hal yang bermanfaat dan sebelumnya saya belum tahu. Terima kasih untuk tulisan yang telah di-share. Salam dari arek suroboyo. http://goo.gl/63uaNe



   Kembali ke Atas